Rekor Muri tepecahkan di Kaltim dan Kegilaan Pengembang BlankOn.

Rekor muri terpecahkan di kaltim tentang installasi BlankOn Linux sebanyak 468, ini membuktikan sebenarmnya kita bisa, dengan kemauan dan rasa memiliki BlankOn Linux karya anak negeri.

Mungkin disini awal kepercayaan bahwa Indonesia bisa dan orang Indonesia bisa. mari maju melangkah, meski langkah kita maju sedikit-demi sedikit, tapi inilah setitik cahaya terang yang dilihat dari kegelapan.

Terlepas dari itu semua, mari kita menyongsong masa depan, menjadikan BlankOn tempat belajar bagi para pemuda Indonesia, dan menjadikan BlankOn sebagai plat kuning yang semakin kuning dan dimanfaatkan banyak orang sebanyak-banyaknya “itu jika mobil” (kata pak utian).😀

BlankOn adalah OS plat kuning, siapa saja boleh naik, siapa saja boleh menggunakan, siapa saja boleh mengembangkan dan siapa saja boleh memiliki. BlankOn dari anak Indonesia untuk semua.

Di BlankOn sering ditanyakan, kok bisa BlankOn hidup? mungkin jawaban pribadi saya: itu mungkin kehendak Tuhan. Di BlankOn, pengembang adalah karyawan sukarela, entah mereka mengharap apa dari BlankOn, bahkan ada yang rela menyumbangkan materi untuk BlankOn, mungkin ini hal aneh, tapi itulah kegilaan para pengembang.

Para pengembang, tidak berharap rekor muri ini, tapi inilah jalan Tuhan. Para pengembang tidak mengharapkan materi, dan inilah kegilaan mereka.

Dan ini lebih gila lagi, ada seorang pengembang yang sedang “bangkrut” tapi tetap kepikiran mengembangkan BlankOn, bener-bener gila. Ingat!! di BlankOn para pengembang tidak hanya dari para insinyur komputer, tapi disini ada yang berprofesi sebagai pelayan masyarakat desa “bayan”, ada yang berprofesi sebagai ketua RW, ada yang berprofesi sebagai petani, guru, pedagang, makelar, dan tentunya, kenapa mereka yang berbagai profesi mau mengembangkan BlankOn, tujuannya hanya 1, membuat Indonesia tersenyum bahagia.

2 thoughts on “Rekor Muri tepecahkan di Kaltim dan Kegilaan Pengembang BlankOn.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s