Iku Bosoku, Endi Bosomu?

Inilah babak baru dalam pelokalan bahasa antar muka di BlankOn, inilah harga diri, inilah bahasa ibu dipakai untuk aantar muka komputer, inilah kita diuji apakah kita masih ingat dengan bahasa ibu di antar muka sebuah komputer, inilah perjuangan untuk mempertahankan bahasa ibu kita tetep diakui sebagai bahasa sendiri bukan bahasa negara Malaysia atau Singapura.

Setelah rilis Beta 1 BlankOn Rote tim pengembang BlankOn secara resmi memasukkan basa banyumasan, bahasa pengantar yang dipakai oleh masayarakat banyumas. Ada teman saya bertanya, Kenapa basa banyumasan yang dibuat riset pertama kali dan bukan bahasa lainnya? Ini bukan kebenaran, ini bukan kedekatan kolega, tapi ini berkat perjuangan Komunitas BlankOn Banyumas yang dengan gigih melakukan pelokalan basa banyumasan dengan segala keterbatasannya. Energi semangat inilah yang membuat pengembang BlankOn yakin bahwa riset BlankOn basa banyumasan akan sedikit ada titik cahaya didalam ruangan yang gelap.

Saya salut sama Komunitas BlankOn banyumas, komunitas yang mengkhususkan pada pembangunan desa-desa, komunitas inilah komunitas yang penuh semangat bahwa harga diri bahasa lokal diperjuangkan, komunitas inilah yang ketakutan akan hilangnya bahasa ibu mereka dan ketakutan klaim negara lain terhadap bahasa mereka, Meski hasil dari pelokalan basa banyumasan belum sebanyak pelokalan Bahasa Indonesia, tapi setidaknya bahwa perjuangan dimulai, berjuang untuk “inilah kami orang banyumas, inilah kami pede menggunakan bahasa kami, inilah kami orang Indonesia yang berbeda beda, dan kami bangga menjadi Bangsa Indonesia.” Meski saya sendiri pertama melihat basa banyumasan terlihat lucum dan aneh, tapi itulah orang banyumas yang dengan bangga menggunakan bahasa ibu untuk tampilan antar muak komputernya, dan memangan itulah banyumas, saya salut sama ketua Kelompok BlankOn Banyumas yang tetap pede menggunakan basa banyumasan ketika berkicau di twitter, inilah yang tidak terdapat pada saya, salut buat banyumas.

Tentang bahasa saya, saya jadi ingat anak saya yang masih berumur 3 tahun, sedikit cerita, anak saya ini punya nama Fahmi Nazhmi Aftian, dia ini hanya tahu bahwa komputernya yang dipakai nonton youtube “reog, kepang” berlogo kepala irgsh, komputernya berbahasa Indonesia. Sejak kecil anak ini kegandrungan dengan kesenian jawa entah dari mana dia suka, padahal dari sejarah, keluarga saya jarang yang memperhatikan budaya jawa, anak ini suka sekali dengan kesenian reog, kepang, sesampainya dia punya pakaian reog dan topeng reog serta kuda-kudaan.

Pada saat lebaran tahun 2011 kemaren, keluarga saya pada dateng dari penjuru indonesia dan berkumpul, disitu banyak keponakan saya dan keluarga saya yang masih kecil, yang saya heran dari anak saya ini “fahmi” menggunakan boso jowo dengan pedenya, meski anak-anak kecil yang lain memakai bahasa Indonesia, padahal neneknya selalu menggunakan bahasa indonesia kepada fahmi ini, dan anehnya fahmi selalu menguanakan boso jowo. Itulah boso jowo yang dipakai anak saya, mana bahasa kamu?😀

4 thoughts on “Iku Bosoku, Endi Bosomu?

  1. Pak, saya nyuwun wejangan untuk mengasosiasikan tombol menu Manokwari dengan WIN. Saya sudah merasa tak berguna. Berkali-kali saya bicara, seakan tak diperhatikan. Paling ndaklah, dikasih caranya untuk mengasosiasikan. Eh, ini saja tidak. Saya senang dengan devboi tapi saya ada khawatir nasibnya akan buruk kalau tak mau mendengar suara penggunanya. Sudahlah, saya maklum kalau saya hanya user biasa.

    Kini saya minta tolong salah satu pendekar untuk memberi tahu saya, bagaimana caranya? Apakah hal itu mustahil? Saya merasa asosiasi WIN di Unity dan GS sangat bagus. Kami mantan pengguna Windows tahunan sangat menyukainya. Terima kasih.

    Kalau berkenan, saya minta salinan jawaban dikirim ke blog saya, Pak. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s