Desain Pengembangan BlankOn (Tidak Resmi) #5 Penomoran Versi Paket BlankOn

Aye, malam minggu hujan jam 20.00 WIB tepat, sesuair ramalan teman saya, wah kok bisa pas ya? entalah. Kalau di #4 kemaren saya membahas tentang Repository BlankOn kali ini di #5 saya membahas tentang Pemberian Nomor Versi pada paket BlankOn.

Kenapa tidak membahas tentang Pemaketan BlankOn, itu urusan nanti, untuk itu pemberian nomor versi ini adalah usulan saya ke BlankOn.

Di BlankOn paket-paket dihasilkan dari:

  • Impor Upstream/Debian semisal gnome-control-center
  • Impor Upstream/Debian Native semisal apt
  • Impor dari source langsung dan di Debian belum dimasukkan atau belum ada versi terbaru semisal stardict-kbbi
  • Khas BlankOn yang hanya di pakai BlankOn Native semisal blankon-branding
  • Khas BlankOn yang bisa diunggah ke di Distro Upstream semisal manokwari
  • Impor Dari Ubuntu/PPA/MInt atau distro Debian Based semisa uck

Oke, itulah paket-paket yang tersimpan di Repository BlankOn, karena hari ini saya membahas tentang  Pemberian nomor maka kita sikat-sikat, dan inilah usulan saya:

Impor Upstream/Debian nama-paket_1.0-1 di BlankOn menjadi nama-paket_1.0-1blankon1 

Impor Upstream/Debian Native nama-paket_1.0 di BlankOn menjadi nama-paket_1.0blankon1

Impor dari source nama-paket_1.0-0blankon1

Paket BlankOn Native nama-paket_1.0

Paket BlankOn bisa dipakai di distro lain nama-paket_1.0-0blankon1

Paket dari Ubuntu/PPA/Mint nama-paket_1.0-1ubuntu1 di BlankOn menjadi nama-paket_1.0-1ubuntu1+blankon1

——————————————————————————————————

itulah kawan usulan saya, masih binggung jadi begini kawan:

nama-paket_1.0-1ubuntu1+blankon1 

Keterangan:

Nama-paket : adalah nama aplikasi

1.0 adalah versi rilis

-1 adalah pernah dipaketkan oleh debian 1 kali

ubuntu1 adalah pernah dipaketkan ubuntu 1 kali

blankon 1 adalah pernah dipaketkan BlankOn 1 kali

——————————————————————————————————

pemversian diatas adalah untuk penomoran ketika pengembangan dan masuk ke repo utama release. Bagaimana jika sudah rilis dan memasuki updates dan security, inilah usulan saya:

pada saat pengembangan nama-paket_1.0-1blankon1 di updates menjadi nama-paket_1.0-1blankon1+nama_rilis1

Kenapa seperti itu? ada alasan yang makjlek, karena jika tidak seperti itu maka akan terjadi kegagalan kalau nomor versi sama persis, misal

di BlankOn Suroboyo nama-paket_1.0-1blankon1

Di BlankOn Tambora nama-paket_1.0-1blankon2

nah jika di suroboyo-updates menggunakan nama-paket_1.0-1blankon2 pasti gagal karena nomor versi paket sama persis dengan BlankOn Tambora, maka usulan saya di suroboyo-updates adalah nama-paket_1.0-1blankon1+suroboyo1

ya itu saja kawan,  jika ada kegundahan baca tulisan ini bisa kita diskusikan di lain kesempatan, sampai ketemu di #6 dan selamat menikmati sabtu malam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s