BlankOn at OpenSUSE Asia SUMMIT 2016

Friday, September 30, 2016, I traveled from station Surabaya Gubeng to Jogjakarta Tugu Station, departing at 17:00 pm until 21:30 pm up at the monument station Yogyakarta.
This trip is full of worries, I leave the children at home who are ill.
But I vigorously in attending the Asian OpenSUSE SUMMIT 2016 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

I attended the Summit Asia 2016 OpenSUSE as a speaker “BlankOn Development Package at OpenSUSE”.

1-foto_barengbocoran

OS endlessm yang mempesona

endlessm adalah distro keren dalam pandangan,  desktop sheelnya sepertinya saya kenal yang pernah dibuat oleh PS saya AZIS W Katamsi, meskipun ndak sama persis tapi mirip lah, dan saya rasa PS bisa membuat shell seperti itu. ok silahkan unduh disini

Setelah unduh konvert ke Vbox Image

 

VBoxManage convertfromraw NAMA-IMAGE Endless.vdi --format VDI --variant Standard
VBoxManage modifymedium Endless.vdi --resize 30720

Oke setelah itu jalankan VirtualBox, jangan sampai salah dengan Virtual Account Bank.

e1Penampakan pertama, kita ditawari semacam formulir pengisian awal, untuk setting pertama kali, karea distro ini tidak menawarkan penginstall.

 

Dan setlah kita selesei mengisi biodata dan seterunya, ada penampakan Tour untuk yang pertama kali memakai.

e7Pokoknya keren deh ini Tournya.Sepertinya  kita disuguhkan sebuah film.

 

rsync BlankOn

Sehabis maghrib saya makan dan menyalakan alarm pukul 19:55 WIB dan setelah itu tidur, alarmpun berbunyi, dan saya kaget ternyata listrik mati padahal sudah janjian ada kelas tester, kahirnya meluncurlah keluar dengan terburu-buru untuk cari koneksi sekaligus listrik, dan setelah 5Km ketemulah pencarian itu karena selama itu listrik padam semua, dan kelaspun dimulai, setelah cap cip cup, ternyata masih belum sepaham dan sehati. utnuk itu saya akan menulis tentang rsync BlankOn.

Apa itu rsync? Rsync adalah metode mengunduh yang memanfaatkan berkas-berkas yang sudah diunduh sebelumnya, sehingga tidak perlu mengunduh seluruh bagian dari berkas yang ingin kita unduh, cukup sebagian saja yang berbeda dari berkas yang telah ada.

Unduh ISO jahitan terbaru

rsync -avz --progress --partial cdimage.blankonlinux.or.id::cdimage/livecd-harian/current/<NAMA-CD.iso> .

Unduh Iso rilis

rsync -avz --progress --partial cdimage.blankonlinux.or.id::rilis/<VERSI>/<NAMA-CD.iso> .

Oke itulah rsync BlankOn.

Gnome Asia yang tidak hanya Asia.

gnomeasia

Ya, itulah logo Gnome Asia Summit 2015, keren kan Gunungan Wayang Cap Kaki, entah apa maknanya? Yang jelas acara keren oleh Glib Untuk Gnome Mania, meski yang ngadain Glib tetapi acara diadakan di Universitas UI depok,  7-9 Mei 2015.

Acara yang diikuti tidak hanya dari benua Asia, tapi Eropa dan Amerika, yang jelas acara ini sukses karena ada orang keren dibelakangnya:

utian

Ini lah mentor orang-orang keren itu yang jadi super keren. Utian Ayuba. saya salut sama ini teman, yang keren plus banyak pengorbanannya.

Yang jelas di acara ini saya ketemu orang-orang keren diantaranya adalah mentor saya dalam penerjemahan. Andika Triwidada, yang sekaligus penasehat infrastruktur BlankOn.

andikaIni dia, super multi talenta dan Drektur Executif BlankOn MDAMT

mdam

Dan masih banyak lagi, disamping itu acara ini memang keren dan yang terkerSen adalah Pak Dwi

dwiTerus terang saya penggemar gambarnya pak dwi, sayang saya belum sempat digambar oleh beliau :D. dan yang jelas multi talentanya itu yang bikin ngiri sama beliau.

Dan karena Acara ini keren ada lagi yang tidak bisa terlupakan, pecel di belakang masjid UI. eh kok yang jualan pak Anwari sih? 10662105_10152880970892849_3994983426739524633_oHahahaham itulah beliau yang mengaku sebagai penjual pecel, ini aslinya ibu penjual pecel. ibu-pecelSayang sekali pak Astrojim yang semula ikut tetapi batal gara-gara pengamdian kepada negara, tapi rasa itu cukup terobati oleh session Princeofgiri

haris
Dan akhirnya terima kasih semuanya, inilah presentasi saya di Gnome Asia Summit 2015 yang tidak saya kerjakan sendir dan dicplik dari beberapa slide pak mdamt, pak fajran. dan terima kasih pak estu yang telah mendaftarkan saya, dan pak azis, pak MHY, pak Shokhibi, cho2, priyess, yang telah membuatkan saya presentasi.

Selamat berjuang kawan
1stdaysummit

 

Dan yang jelas keren, keren, dan Linux Perlu IDOL.

sponsored-badge-shadow

Catatan: Foto diambil dari foto jepretan panitia, Foto Pribadi Pak Mdamt, dll.

Desain Pengembangan BlankOn (Tidak Resmi) #4 Repository a.k.a Lumbung Paket

Malam ini saya habis ngopi dari amira, berbincang-bincang ngalor ngedol masalah manajemen penyimpanan peralatan restoran dan stok toko cat, kebetulan teman ngobrol ini adalah staf salah satu gudang peralatan makan di resto dan hotel di Surabaya Barat dan sales cat di salah satu cat termahal di Indonesia.

Teman saya yang staf penjaga ini meski menginventori setiap minggunya untuk mendapatkan data barang di resto dan hotel, baik itu digudang, di restoran, di hotel dan di tempat-tempat sekitar wilayah kerjanya, pekerjaan tersebut harus mendarah daging membumi, teman saya tersebut harus menyatu dengan barang-barang yang menjadi tanggung jawabnya, kadang kala pas dan kadangkala ada yang hilang (rusak atau pun hilang ditelan bumi), dan masalah ini harus terus dilakukan untuk menjaga operasional resto dan hotel biar tetap beroperasi dan diminati oleh pelanggan. Untuk teman yang satunya tidak banyak cerita dan saya tidak sebegitu menangkap tentang manajemen pendataan barang-barang yang berada di toko cat tadi,.

Oleh karena itu saya jadi teringat dengan Repository BlankOn atau Lumbung Paket, untuk Lumbung Sumber Kode dibahas di belakangan deh, ndak papa kan? ok sip.

Repository, apa sih itu? Nama di samping adalah tempat penyimpanan aplikasi-aplikasi yang akan dipasang oleh pabrik-cc (pencetak CD) atau pun yang akan dipasang oleh Pengguna BlankOn, tentunya manajemen penyimpanan aplikasi ini mirip dengan tempat penyimpanan yang dilakukan teman saya di kerjanya tadi, di BlankOn Repository ini terlihat simpel oleh pengguna yang ketika memasang aplikasi tinggal centang-centang dan terapkan pada synaptic atau warsi, atau tinggal sudo apt-get install namaaplikasi atau sudo aptitude install  namaaplikasi, dan kita mengenal repository BlankOn di alamat

deb http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon $Name_Relase main extras extras-restricted restricted

Dan ada beberapa cermin  yang mencadangkan repository BlankOn tersebut, dan terlihat simpel kan? ow tidak.

Di belakang itu semua, ada manajemen yang dilakukan oleh maintainer repository tersebut, maintainer ini bertugas merawat bagaimana repository BlankOn tetap berjalan dan dapat digunakan oleh pengguna BlankOn, dan tentunya saya sempat merasakan merawat berkat ikut cuci-cuci di BlankOn.

Di BlankOn Sendiri alamat reponya adalah :

http://arsip.blankonlinux.or.id/blankon/

Sampai saat ini Blankon mendukung 4 arsitektur, yaitu i386, amd64, armel, armhf. Untuk lebih detail tentang arsitektur baca sendiri ya :D, disamping itu BlankOn juga mencadangkan berkas terbal dari source aplkasi yang dijadikan berkas binari dari beberapa arsitektur tersebut.

Di BlankOn sendiri ada beberapa component yang di pakai, yaitu main, extras, extras-restricted dan restricted. Apa itu?

main : Repository Perangkat Lunak yang  yang di dukung secara resmi oleh BlankOn.

extras: Repository Perangkat Lunak yang didukung oleh komunitas BlankOn.

extras-restricted: Repository Perangkat Lunak yang didukung oleh komunitas BlankOn dan berlisensi tidak bebas.

restricted: Repository Perangkat Lunak yang di dukung secara resmi oleh BlankOn yang tidak berlisensi bebas.

Di repository terdapat beberapa Map, yaitu

changelogs : Riwayat Pemaketan

dist: Distribusi Rilis apa saja yang didukung.

pool: tempat dimana binari dan source terbal diletakkan.

Oke itulah yang kita lihat di depan yang biasa kita pasang.

Dari sisi dalam pembangunan Repository BlankOn menggunakan aplikasi reprepro, aplikasi inilah yang berjasa memanajemen Repository BlankOn, dan di BlankOn Repository dibangun dengan mengguanak perpaduan dari Repository Debian dan hasil Kerja Irgsh (Ir. Robot Gedek, SH). tentunya ada proses yang dilakukan sangat panjang. oke langsung saja saya gambarkan, eh alurkan, atau apalah.

repo dev

Dari alur di atas bahwa Repository BlankOn sebelum masuk ke repo yang di gunakan oleh pengguna, aplikasi-aplikasi itu disimpan dalam Repository Pengembangan BlankOn yang beralamat http://arsip-dev.blankonlinux.or.id/blankon repo ini tidak disarankan digunakan untuk pengguna, repo ini hanya digunakan oleh Irgsh dan para Pengembang BlankOn, Di Repository inilah BlankOn akan diuji oleh pengembang khususnya tester, untuk sesi pengetesan akan dibahas lebih lanjut di sesi lain.

Ow ya hampir lupa, apa itu Debian Repository dan Irgsh?

Debian Repository adalah Tempat Penyimpanan Aplikasi-aplikasi yang disuguhkan debian kepada penggunanya.

Irgsh adlah Robot Pembangun aplikasi dari source ke binari debian debian-installer (deb dan udeb).

Nah inilah gambar jelek selanjutnya.

arsip

Dan inilah gambar jelek yang telah saya gambar :D, silahkan tafsirkan sendiri! eh saya jabarkan saja. Ketika BlankOn Repo-Develeopment sudah teruji dan sip maka akan dimasukkan ke Repo BlankOn yang akan diakses oleh pengguna dan diakses oleh para Cermin-cermin Repository BlankOn. Untuk masalah teknisnya bagaimana? ya nanti kita buat perhitungan di milis atau di IRC kalau tidak sabar kalau sabar di edisi mendaatang akan dibahas lebih lanjut.

Dan Gambar ini mirip dengan pekerjaan teman saya ternyata, 😀 dan selamat malam Jumat, mari beribadah dan berpacaran dengan Tuhan di malam ini, dan sampai ketemu di #5, wallohua’lam bishowab.

Deploy & Release Start

  • To provide guidelines and support for the deployment of Releases.
  • To assign authorized Changes to Relases Packages and to define the scope and content of Releases. Based on this information, the Release Planning process develops a schedule for building, testing and deploying the Release.
  • To issue all necessary Work Orders, Purchase Requests and ide plan so that Release components are either bought from outside vendors or developed/ customized in-house. At the end of this process, all required Release components are ready to enter the testing phase.
  • To deploy the Release components into the live production environment. This process is also responsible for training end-users and operating staff and circulating information/ documentation on the newly deployed Release or the services it supports.
  • To resolve operational issues quickly during an initial period after Release Deployment, and to remove any remaining errors or deficiencies.
  • To formally close a Release after verifying if activity logs and Packages contents are up to date.

BlankOn Ngalam “#Eah” #IOSA2012

Hari ini tanggal 4 Juli 2012 BlankOn Ngalam atau nama kelompoknya Paguyuban Pengguna BlankOn Malang (PPBM) mendapatkan penghargaan khusus kategori Komunitas,  di tahun 2012 ini BlankOn Ngalam menorehkan sejarah Komunitas Lokal dapat bersanding dengan Komunitas Nasional. Salut 😀

Saya salut dengan Agus Purnomo yang biasa dipanggil Gus Pur “saya kira anak kiai” :D, yang pertama kali memunculkan ide setelah membutuk PPBS dan hijra ke malang, beliau membentuk PPBM, meski saya akui saya kadang gemes sama beliau. tapi itulah Gus Pur, orang keren dengan segala kelebihan dan kekuranggannya.

Yuda Satya Amiputra, inilah Adipati PPBM orang keren yang membawa BlankOn Ngalam menerima penghargaan kategori komunitas di IOSA2012, Yuda yang gemar olah raga bela diri jepang “kendo” ini mempunyai angka keramat 2012, di tahun 2012 inilah Yuda mempersembahkan Penghargaan terhadap PPBM dan ketepan tahun ini Yudha menjadi ketua panitia ILC2012. Mantap.

Setidaknya inilah penghargaan yang diberikan kepada komunitas yang baru seumur jagung, komunitas distro yang tidak keren karena hanya distro mainan anak-anak negeri yang tentu saja selalu diragukan oleh pecinta produk dalam negeri, tapi yang terpenting adalah belajar semangat pantang menyerah dan mencintai diri sendiri. Merdeka.